Artikel dengan kata kunci: Neraka
MANUSIA PASTI MATI
Baginda Rasullullah S.A.W berkata: “Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai ke lutut. Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar. Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu.”
EMPAT GOLONGAN AHLI IBADAH
Dengan demikian, bagi kaum Muslimin setiap waktu yang berjalan tidak putus dari ibadah. Apalagi setiap kegiatan hidup berupa amal sholeh pada hakekatnya adalah juga amal ibadah. Maka tidak ada ruang waktu lagi kecuali digunakan untuk beribadah. Pengertian ibadah seperti yang terakhir itulah yang segaris dengan ketetapan Allah Subhaanahu wa ta’ala dalam Al-Qur’an: “Wamaa kholaqtul jinna wal insa illaa liya’buduun.” Artinya: Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah. (Adz-Dzaariyat:56)
Dalam rangka untuk melaksakan ayat di atas, maka kaum Muslimin mengikatkan diri dalam sebuah janji yang dinyatakan dalam sebuah deklarasi: “Qul inna sholaatii wanusukii wamah yaa-ya wama maatii lillaahirobbil ‘aalamiin.” Artinya: Katakanlah, sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya karena (dan untuk) Allah, Tuhan semesta alam. (Al-An’am:162)
NIKMAT SYURGA
Abu Hurairah r.a. berkata: Ya Rasulullah dari apakah dibuat syurga itu? Jawabnya: Dari Air. Kami bertanya: Beritakan tentang bangunan syurga! Jawabnya yang bermaksud:
Satu bata dari emas dan satu bata dari perak dan lantainya kasturi yang semerbak harum, tanahnya dari za’faran, kerikilnya mutiara dan vakut, siapa yang masuk dalamnya senang tidak susah, kekal tidak mati tidak lapuk pakaiannya, tidak berubah mukanya.
Meraih Kesuksesan Dan Syurga
Berdasarkan hadits riwayat Ubadah bin ash-Shomit dari Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam, beliau bersabda, artinya: “Seorang hamba yang mengucapkan dua kalimat syahadat dan bersaksi bahwa Isa adalah hamba dan utusan Allah serta kalimatNya yang diberikan kepada Maryam dan ruh dariNya, bersaksi Syurga itu benar dan Neraka itu benar pasti Allah masukkan ke Syurga sesuai dengan amalan yang diamalkannya.”(HR Al Bukhari dan Muslim)

