Artikel dengan kata kunci: Nabi Muhammad SAW
Belajar dari Manusia dengan Akhlak Terbaik
Moralitas merupakan salah satu bagian penting dalam agama Islam. Istilah islamnya adalah “khuluq” yang bentuk jamaknya adalah “akhlak“. Setiap manusia memiliki dua unsur: “khalq” dan “khuluq“. Yang pertama adalah bentuk fisik penciptaan kita, penampilan luar. Sementara yang kedua adalah sifat, tingkah laku, kebiasaan dan ruhani.
PERMUSUHAN SETAN DAN MENGENAL TIPU DAYANYA
Shalih meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdurrohman bin Ziyaad berkata: “Ketika Musa a.s. sedang duduk, tiba tiba datang Iblis memakai songkok yang berwarna macam macam, dan ketika dekat pada Nabi Musa a.s. ia buka topi Nabi Musa a.s.: Siapakah kamu.Jawabnya: Aku Iblis. Mengapa kamu datang kemari ? Jawabnya: Memberi salam padamu karena kedudukanmu di sisi Allah. Lalu ditanya: lalu topi itu untuk apakah ? Jawabnya: Untuk mencuri dan menawan hati anak Adam.
NABI MUHAMMAD S.A.W seri : 1
Pada 12 Rabiulawal tahun Gajah, di kala umat manusia dalam kegelapan dan kehilangan pegangan hidup, lahirlah ke dunia ini, dari keluarga yang sederhana, di Kota Mekah seorang bayi lelaki. Bayi tersebut akan membawa perubahan yang besar kepada dunia.
Bayi itu adalah seorang anak yatim. Ibunya bernama Siti Aminah binti Wahab dan bapanya bernama Abdullah bin Abdul Mutalib telah meninggal dunia lebih kurang 7 bulan sebelum dia dilahirkan. Kelahirannya itu disambut oleh datuknya yang bernama Abdul Mutalib. Sebaik dilahirkan, Abdul Mutalib telah membawa bayi itu ke kaki Kaabah dan di situlah ia diberi nama Muhammad. Nama Muhammad adalah satu nama yang tidak pernah ada sebelum ini.
MENGASIHI RASULULLAH S.A.W
Kasih dan cinta kepada Rasulullah s.a.w adalah satu kemestian dalam kehidupan seorang muslim. Setiap muslim mesti berbuat demikian kerana baginda adalah orang yang paling berjasa di dalam membimbing dan memberi petunjuk kepada manusia sejagat. Cinta dan kasih kepada baginda mestilah direalisasikan melalui perilaku kehidupan harian.

